Mayoritas DPAC Usulkan Gus Makki, Garda Bangsa Siap Kawal Arah Baru PKB Banyuwangi.
HILMI MUSTOFA, Sekretaris DKC GARDA BANGSA BANYUWANGI
BANYUWANGI, Beritapost.id – Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Banyuwangi memberikan penilaian positif terhadap jalannya Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi yang digelar di Hotel Santika Banyuwangi, Minggu (5/4/2026).
Sayap kepemudaan PKB itu menyebut Muscab berlangsung dengan suasana kondusif, tertib, serta berjalan sesuai mekanisme organisasi. Garda Bangsa menilai forum tersebut mencerminkan semangat demokrasi internal partai, karena aspirasi dari kader di tingkat bawah tersampaikan secara terbuka.
Sekretaris DKC Garda Bangsa Banyuwangi, Hilmi Musthofa, menyatakan bahwa salah satu hal yang paling mencolok dalam Muscab kali ini adalah menguatnya dukungan dari peserta terhadap KH. Moh. Ali Makki atau Gus Makki untuk menakhodai PKB Banyuwangi sebagai Ketua Dewan Tanfidz.
Hilmi menyebut mayoritas Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Banyuwangi secara kompak mengusulkan nama Gus Makki dalam forum resmi tersebut.
“Usulan terhadap Gus Makki datang dari hampir seluruh DPAC. Ini menunjukkan bahwa kader di akar rumput sudah satu komando dan sepakat terhadap sosok yang dianggap paling layak memimpin,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan besar itu bukan sekadar simbolik, namun menjadi gambaran kuat tentang soliditas struktur partai di tingkat kecamatan. Ia menilai Gus Makki dipandang sebagai figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan sekaligus mampu merangkul berbagai elemen PKB di Banyuwangi.
Selain dikenal sebagai tokoh ulama, Gus Makki juga dinilai memiliki kedekatan emosional dengan kader-kader muda maupun senior. Hal tersebut, kata Hilmi, menjadi alasan mengapa dukungan terhadapnya menguat dalam Muscab.
Garda Bangsa Banyuwangi juga mengapresiasi sikap pimpinan sidang yang dinilai cepat dan terbuka dalam menanggapi dinamika forum. Salah satunya dengan memasukkan nama Gus Makki dalam daftar calon sementara Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Banyuwangi.
“Langkah itu menunjukkan Muscab benar-benar berjalan demokratis. Aspirasi peserta tidak diabaikan, justru dijadikan bagian penting dalam proses penjaringan,” tegas Hilmi.
Lebih lanjut, Garda Bangsa berharap hasil Muscab menjadi pijakan awal bagi PKB Banyuwangi untuk melakukan konsolidasi lebih luas. Mereka optimistis, jika kepemimpinan baru lahir dari dukungan struktur bawah yang kuat, maka PKB Banyuwangi akan semakin solid dalam menghadapi agenda politik ke depan.
“Muscab ini harus menjadi awal kebangkitan. Garda Bangsa siap mengawal proses dan bergerak bersama untuk memperkuat PKB Banyuwangi,” tandasnya.
Hingga seluruh rangkaian Muscab selesai, suasana forum tetap berlangsung aman dan penuh kebersamaan. Garda Bangsa menilai kondisi tersebut menjadi pertanda bahwa PKB Banyuwangi siap memasuki babak baru dengan kekuatan kader yang semakin solid.