BERITAPOST.id
Daerah
04 April 2026 19:22 Penerbit: Admin

Pelantikan PCNU Banyuwangi 2026-2031 Berlangsung Khidmat, Di PP Minhajut Thulab, Berasan Muncar

3 menit baca
Pelantikan PCNU Banyuwangi 2026-2031 Berlangsung Khidmat, Di PP Minhajut Thulab, Berasan Muncar

Banyuwangi, Beritapost.id - Suasana khidmat menyelimuti area Pondok Pesantren Minhajut Thulab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Sabtu (4/4), saat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi masa khidmat 2026-2031 resmi dilantik. Momentum ini menandai dimulainya kepemimpinan baru PCNU Banyuwangi yang kini dinakhodai KH Fahruddin Mannan sebagai Rais Syuriyah dan Ahmad Turmudzi sebagai Ketua Tanfidziyah.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Rangkaian acara berlangsung penuh kekhusyukan, diawali pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga sholawat Nabi yang menggema di tengah ribuan jamaah dan undangan yang hadir.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani beserta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda). Sejumlah tokoh NU dari tingkat pusat dan wilayah juga tampak hadir, di antaranya KH Muhib Aman Ali dari PBNU serta KH Misbahul Munir dari PWNU. Hadir pula para kiai sepuh, pimpinan lembaga NU, serta organisasi badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu, pelantikan ini juga dihadiri tokoh-tokoh PCNU periode sebelumnya, yakni KH M. Ali Makki Zaini selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi masa khidmat 2018-2023 dan KH Zainullah Marwan sebagai Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi periode 2018–2023.

Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru PCNU Banyuwangi. Ia berharap kepengurusan periode 2026-2031 mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan daerah.

“Pemkab Banyuwangi siap membantu Nahdlatul Ulama untuk mewujudkan kabupaten menjadi lebih baik,” kata Ipuk.

Ipuk menegaskan, berbagai capaian pembangunan yang diraih Banyuwangi selama ini tidak lepas dari peran NU. Karena itu, ia mendorong agar kolaborasi antara PCNU dengan pemerintah terus diperkuat melalui semangat kebersamaan.

Menurutnya, pengurus PCNU yang baru diharapkan dapat mengambil peran strategis dalam menjaga persatuan ulama dan membina generasi penerus NU di Banyuwangi. “Setelah dilantik ini mari kita berkolaborasi untuk membangun Banyuwangi,” ujarnya.

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Fahruddin Mannan menyampaikan bahwa kepengurusan baru siap membuka ruang sinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai bidang, khususnya pembangunan, pendidikan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam menjawab tantangan sosial di masyarakat. “Dengan peningkatan pendidikan seperti menyatukan pondok pesantren, insyaAllah PR yang ada di Banyuwangi bisa diselesaikan dan terwujudnya Banyuwangi menjadi lebih bagus,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi Ahmad Turmudzi menegaskan bahwa NU tidak dapat berjalan sendiri tanpa kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk memperkuat pelayanan sosial dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak bisa hidup sendiri, begitu juga pemerintah daerah. Maka kolaborasi dan sinergi akan terus kita bangun bersama para stakeholder,” tegasnya.

Ahmad Turmudzi juga memaparkan langkah awal yang akan dilakukan pengurus baru, yakni memperkuat konsolidasi organisasi. Konsolidasi akan dimulai melalui koordinasi internal dari Mustasyar hingga Bendahara, kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja guna menyusun program-program prioritas.

Setelah struktur internal siap, PCNU Banyuwangi akan merangkul seluruh lembaga dan badan otonom NU agar bergerak bersama hingga tingkat paling bawah.

“Kita akan ajak bareng-bareng sampai di tingkat bawah, paling bawah sampai ranting, mungkin by masjid, by musala,” ungkapnya.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat dalam beberapa tahun terakhir konsolidasi di tingkat akar rumput masih belum maksimal. Ia menyebut banyak ranting yang merindukan kembali kegiatan keumatan yang digerakkan langsung oleh PCNU.

Dengan pelantikan ini, PCNU Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan NU yang lebih aktif, solid, serta dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Banyuwangi yang lebih maju dan sejahtera.

Bagikan Artikel: